Sabtu, 21 November 2009

HITAM PUTIH

Oleh Mam chan

Setitik air mata luka
Aroma gerimis, akhir kemarau
Kuikat aroma duka
Saat langkahmu menghilang

Mawar merah nan berduri
Beracun dan mematikan
Aku kehilangan jejakmu
Di tengah tiupan angin
Di antara jubah putih suteramu

Aku tak lagi tahu
Mengerti setiap rintihan
Gejolak jiwa
Hingga akhir luka itu menganga

Tak usah bertanya aroma kamboja
Tangan ini selalu ada
Dengan rasa

Kini kau pergi untuk selamanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar