Kamis, 23 April 2009

Graet Doctor is your self

Liburan UN 2009 tidak disia-siakan oleh anggota Tim Te-O, karena dihari ketiga (22/4) liburan UN Tim Te-O melanjutkan pelatihan yang sempat tertunda. Yaitu diawali dengan pelatihan diagnosa yang dibimbing langsung oleh Manager Herba Madura Khatibah A. Win.
Pelatihan yang dlaksanakan di ruang laboratorium komputer itu berlangsung dengan lancar, karena semua peserta menyambut antusias ketika pelatih mrenyuruh langsung peserta untuk mendiagnosa teman masing-masing yang duduk bersebelahan.”saya sangat senang dengan pelatihan mendiagnosa ini, karena saya bisa mendiagnosa teman saya” ujar Fitha, salah satu tim pendukung tim Te-O.
Khatibah A.Win selaku pelatih pada pelatihan kali itu juga mengatakan bahwa belajar mendiagnosa itu sangat penting, agar nantinya kita bisa mengecek sendiri kesehatan kita.”Karena dokter yang paling hebat adalah diri kita sendiri” tegasnya.
Dan pada hari kamisnya (23/4) Tim Te-O beserta delegasi dari UKS berlatih untuk membuat jamu tradisional yang dibuat dari tanaman herba Madura. Pelatihan yang dilaksanakan di posko Tim SCC itu disambut antusias ketika pelatih mulai menyuruh mereka untuk mengiris bahan-bahan yang akan dijadikan serbuk sebelum dimasukkan kedalam kapsul.
Karena masih pertama kali, obat yang Tim Te-O buat adalah obat penurun panas, flu, batuk, dan diare. Bahan-bahan yang digunakan diantaranya adalah temulawak, kencur, tapak liman, pegagan, dan daun murbei. Setelah mengiris bahan yang akan dijadikan obat Tim Te-O menjemur bahan-bahan itu sebelum dihaluskan. Dan pelatihan hari itu diakhiri dengan dilatihnya peserta pelatihan untuk menyanyikan lagu Michael Jackson yang berjudul Heal The World oleh Khatibah A.Win yang juga seorang pelatih PSM STIKA.

Sabtu, 18 April 2009

Pot penyelamat Lingkungan

“Sabtu sore, 18 April 2009 terlihat anggota tim Te-o sibuk mencampur tanah dengan pupuk organic. Sore itu memang digunakan tim Te-O untuk memindah sebagian tanaman obat yang ada di depan lab computer ke poly bag. Diantara tanaman yang di pindah itu antara lain Daun sendokan, Lidah buaya, Tapak liman, Daun jinten, Cocor bebek, Pegagan dan Sambiloto. Tim Te-O mencoba kreatif dengan menjadikan bungkus detergen sebagai poly bag.” Ini merupakan salah satu cara kami untuk menyelamatkan lingkungan dengan memanfaatkan plastik bekas” Ujar Shatitin yang bertanggung jawab membeli pot.
Para anggota tim dengan penuh semangat memindahkan tanaman obat, ditengah keasyikan mereka tiba-tiba kepala sekolah menghampiri:”Bagus!” Ungkap beliau dengan senyum merekah, satu kata dari beliau tapi membuat semangat anggota tim bertambah.
Saat qiraat pekerjaan mereka pun selesai “Alhamdulillah ahirnya selesai juga ini nih yang bikin setres dari dulu”. Ujar salah satu dari mereka. Tetapi pemindahan tersebut tidak selesai hari itu juga melainkan di lanjutkan pada keesokan harinya karna kehabisan bungkus detergen.(pie’/fani/l-ya)

Jumat, 10 April 2009

CUTTING THE BAMBOO IS NOT AN EASY THING

Apparently, Te-o team really determined to finish their job immediately. The fact they worked so hard. On Friday, 10th April 2009 they came back to cut off bamboo for making into Te-o place temporary, before it painted in pots.
There (front of the Lab), they cut bamboo enjoyably. Whereas near by them there are many students bought accessories in traveling salesman. But they are easy going although some of sentries see them with dirty look (pandangan heran). Some times they would answer immediately if there had been someone asked what they cut off bamboo for. “we will make a place for seed of medicinal herbs before moved to the pot by us”. Elya said, when there is sentries ask to her.
After slice a bamboo, we dig a hole appropriate size.

menggorok bambu bukan hal yang mudah

Ternyata tim Te-O benar-benar bertekad untuk menyelesaikan pekerjaan mereka dengan segera. Itu terlihat dari cara mereka bekerja. Hari Jumat tanggal 10 April 2009 mereka kembali bergotong royong memotong bambu yang akan dijadikan sebagai tempat penanaman bibit tanaman obat sebelum di tanam di pot.
Mereka memotong bambu di depan lab. Komputer dengan santai-santai saja. Padahal di dekat mereka banyak santri yang sedang membeli pernak-pernik di pedagang kaki lima. Tapi mereka tetap saja cuek walau sebagian dari para santri menatap mereka dengan pandangan heran dan bertanya-tanya. Kadang mereka akan segera menjawab saat ada yang bertanya untuk apa mereka bersusah payah memotong bambu-bambu itu. ”Kami akan menjadikannya sebagai tempat penanaman bibit tanaman obat sebelum dipindah ke pot”! Kata Elya saat ada salah satu santri menanyainya.
Setelah selesai dipotong,bambu-bambu itu dilubangi sesuai dengan ukuran. Susah payah mereka menggorok bambu itu agar tidak terbelah. Sekali-kali bapak penjual cimol membantu mereka untuk melubangi bambu tersebut. Mungkin kasihan melihat para tim Te-O bekerja sampai kelelahan.”Santri itu harus tahu banyak ilmu,bukan hanya tahu ilmu yang dipelajari di dalam kelas. Ini ’kan juga ilmu” ungkapnya (baca:penjual cimol) saat membantu melubangi bambu.
”Iya dong pak, sekarangkan sudah modern, santri juga dituntut untuk serba bisa. Agar tak ketinggalan jaman”. Kata Mamduhah menanggapi.(fani/pie’/l-ya)

Kamis, 09 April 2009

PAINTING ON HOLIDAY

MA I API make free on Thursday, 9th of April 2009 because of holding General Election ( Pemilu). That a happy day for all of students because they can relax full Day but not for medicinal herbs team .They must painted the rack, they painted very spirit while by turns painted the rack . ”please take applicator again”. Eliza said, one of medicinal herbs team. And the others take applicator in storehouse.
All the members worked their job seriously, they didn’t care although sunshine sting their skin. They painted a rack in front of Computer Laboratory. Whereas some of them have gotten a card to punch Indonesian legislative assembly. But they are always spirit to solve their job before punch.
When sunshine looked so light they cleaned their hand that full of red paint. Red color was chosen by them to paint the rack before painted with green color.
Before they set out to punch Indonesian legislative assembly, they mutual cooperation cleaned computer laboratory yard that are became place of paint by them. “there you go! As a medicinal herbs team, people who loves clean and health neighborhood, we must like that”. Said Musyarrofah, as a chairman of medicinal herbs team.
(fani/pie’/l-ya)

Isi hari libur dengan mengecat

Pada hari kamis tanggal 09 April 2009 sekolah diliburkan sehubung diselenggarakannya PEMILU. Bagi para siswi itu merupakan hari yang asyik buat bersantai ria. Tapi tidak buat tim Te-O. Mereka malah memilih untuk bekerja menyelesaikan rak yang masih belum di cat.Dengan penuh semangat para anggota tim bergantian mengecat rak tersebut.”Ambil kuwas lagi dong biar cepat selesai”.Ungkap Eliza,salah satu anggota tim Te-O. Yang lain langsung bergegas mengambil kuas ke gudang tempat penyimpanan alat-alat.
Para tim Te-O bekerja dengan serius. Mereka seolah tak perduli panas matahari yang semakin menyengat. Mereka tetap mengecat di depan lab komputer. Padahal sebagian dari mereka sudah mendapat hak pilih. Tapi mereka tetap bersemangat menyelesaikannya sebelum mencontreng.
Matahari sudah semakin meninggi saat mereka beranjak untuk membersihkan tangan mereka yang belerpotan cat berwarna merah. Itulah warna yang mereka pilih sebagai warna dasar rak tempat tanaman obat sebelum di cat dengan warna hijau.
Sebelum beranjak untuk mencoblos mereka bergotong royong membersihkan halaman laboratorium komputer yang mereka jadikan sebagai tempat untuk mengecat. ”Nah ini baru tim Te-O. Orang yang benar-benar cinta lingkungan yang bersih dan sehat!” Komentar Musyarrofah,ketua tim Te-O.(fani/pie’/l-ya)