Ega W. Aimanah
XI IPA
Saos, kecap,dan sambal merupakan salah satu pelengkap makanan kita. Tak jarang orang yang menyukainya. Namun akhir-akhir ini, setelah diadakan penelitian oleh peneliti di lembaga komsumen Jakarta, telah ditemukan sejumlah merek saos, kecap, dan sambal yang mengandung natrium benzoat dan kalium sorbat sampai 4000 miligram perkilogram bahan. Padahal, pada tahun 1988, PENMENKES telah menetapkan bahwa batas umum bahan pengawet yakni 1000 miligram perkilogram bahan untuk saos dan sambal, serta 400 miligram per kilogram bahan untuk kecap. Selain mengandung bahan pengawat berlebihan, sejumlah produk tersebut juga tidak mencantumkan komposisi bahan dan menyebutkan golongan pengawet.
Peneliti LKJ, Nur Hasan mengatakan bahwa produk yang mengandung bahan pengawet berlebihan bisa menyebabkan gatal-gatal, hipertensi atau hipersensitif, dan bengkak-bengkak. Selain itu secara perlahan tanpa kita sadari, kita akan menderita penyakit yang membahayakan tubuh jika kita tetap dan selalu mengkonsumsi produk tersebut, mulai dari alergi, radang kerongkongan hingga kanker, gangguan sistem saraf, gangguan sistem ekskresi dan pemicu asma parah. Penyakit-penyakit ini disebabkan oleh kandungan dalam produk tersebut, diantaranya:
a) Iritasi, radang tenggorokan, disebabkan oleh asam benzoat terutama pada anak-anak
b) Kanker, disebabkan oleh logam berat yang terdapat dalam asam benzoat sebagai pengawat agar prudok tersebut tidak ceper busuk
c) Gangguan sistem saraf, disebabkan oleh kandungan timbal yangmerusak syaraf otak baik pada orang dewasa ataupun anak-anak
d) Gangguan sistem ekskresi, disebabkan oleh zat-zat pada produk tersebut yang berlebihan
Selain itu, jika mengkonsumsi produk tersebut juga bisa mengakibatkan sindrom rumah makan cina (chinese restaurant syndrome).
Oleh karena itu, kita yang telah diberi nikmat kesehatan yang luar biasa oleh Allah hendaklah mensyukurinya. Dan salah satu wujud rasa syukur kita kepada Allah, hendaknya kita menjaga kesehatan mulai dari hal-hal kecil. Misalnya saja, membatasi pemakaian penyedap rasa, membuat saus sambal sendiri dengan bahan-bahan yang alami dan aman. Sebagaimana slogan yang telah kita kenal sejak lama bahwa MENCEGAH lebih baik dari pada MENGOBATI. Dan semua itu harus kita sadari sejak sekarang karena penyesalan tidak akan datang saat ini, namun akan terjadi saat kita dewasa kelak. Wallahu a’lam.
Tampilkan postingan dengan label Knowledge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Knowledge. Tampilkan semua postingan
Minggu, 08 Mei 2011
Senin, 10 Januari 2011
Quantum Learning
APA SIH QUANTUM LEARNING ITU ?
APA MANFAATNYA BAGIKU ?
MELIPUTI APA SAJA QL TERSEBUT?
QUANTUM LEARNING :
SEPERANGKAT METODE DAN FALSAFAH BELAJAR YANG MENGEMBANGKAN METETI
1. LEARN HOW TO LEARN.
2. LEARN EFFECTIVLY
3. LIFE SKILL
MANFAAT
1. SIKAP POSITIF
2. MOTIVASI BELAJAR
3. KETERAMPILAN BELAJAR SEUMUR HIDUP
4. PERCAYA DIRI
SUKSES
QL MELIPUTI :
1. MEMBACA DENGAN CEPAT BENAR DAN FAHAM (SPEED READING )
2. MENCATAT KREATIF TINGKA TINGGI (MIND MAPPING)
3. BERFIKIR KREATIF YAITU HAFALAN YANG MENAKJUBKAN (SUPER MEMORY SYSTEM)
MAKANAN OTAKKU
CATATAN TRADISIONAL
Salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan daya ingat anda adalah dengan sadar berusaha mengendurkan ketegangan seluruh otot tubuh sebelum mempelajari sesuatu yang baru, menurut para peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Stanford. Misalnya dengan melakukan Senam Yoga. Karena relaksasi otot dapat mengurangi kecemasan yang sering dirasakan seseorang saat berusaha mempelajari sesuatu yang baru.Sebuah kelompok yang terdiri dari 39 pria dan wanita berusia antara 62 dan 83 tahun, dengan sukarela berpatisipasi dalam program peningkatan ingatan yang dilakukan oleh peneliti.. Partisipan dibagi dalam dua kelompok. Satu kelompok diajari cara-cara relaksasi otot utama tubuh, sementara kelompok lain hanya diberi penjelasan tentang bagaimana meningkatkan sikap terhadap proses penuaan sebelum menjalani pelatihan ingatan selamat tiga jam. Hasil eksperimen menunjukkan kelompok yang diajari teknik relaksasi dapat mengingat lebih baik nama dan wajah hingga 25 persen.
Melalui Senam Yoga, tubuh kita akan menjadi lentur, otot-otot akan mampu memanjang dengan maksimal menjadi kenyal dan terhindar dari kerusakan otot dan tulang.
Bila tubuh kita lentur, system saraf juga mampu mengirimkan pesan-pesan dengan lebih lancar ke setiap bagian tubuh tanpa terjepit atau terhambat oleh area-area otot yang kaku dan tegang. Begitu pula oksigen dapat mengalir dengan lebih bebas mealui sendi-sendi, pembuluh darah, dan kapiler ketika tubuh kita lebih terbuka. Otakpun mendapatkan pasokan darah dan oksigen secara maksimal. Sehingga otak mampu untuk mengingat secara optimal.
Strategi lainnya adalah dengan mengoptimalkan kemampuan otak anda melalui pelatihan teknik–teknik ingatan “Super Memory System”. Dengan teknik ini kemampuan daya ingat anda akan meningkat dalam waktu singkat.
WHY?
GAMBAR
BECAUSE :
Bernilai seribu kata dan berimajinasi
WARNA
BECAUSE :
Kelihatan menarik ,meningkatkan kekuatan dasyat untuk berfikir kreatif
APA MANFAATNYA BAGIKU ?
MELIPUTI APA SAJA QL TERSEBUT?
QUANTUM LEARNING :
SEPERANGKAT METODE DAN FALSAFAH BELAJAR YANG MENGEMBANGKAN METETI
1. LEARN HOW TO LEARN.
2. LEARN EFFECTIVLY
3. LIFE SKILL
MANFAAT
1. SIKAP POSITIF
2. MOTIVASI BELAJAR
3. KETERAMPILAN BELAJAR SEUMUR HIDUP
4. PERCAYA DIRI
SUKSES
QL MELIPUTI :
1. MEMBACA DENGAN CEPAT BENAR DAN FAHAM (SPEED READING )
2. MENCATAT KREATIF TINGKA TINGGI (MIND MAPPING)
3. BERFIKIR KREATIF YAITU HAFALAN YANG MENAKJUBKAN (SUPER MEMORY SYSTEM)
MAKANAN OTAKKU
CATATAN TRADISIONAL
Salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan daya ingat anda adalah dengan sadar berusaha mengendurkan ketegangan seluruh otot tubuh sebelum mempelajari sesuatu yang baru, menurut para peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Stanford. Misalnya dengan melakukan Senam Yoga. Karena relaksasi otot dapat mengurangi kecemasan yang sering dirasakan seseorang saat berusaha mempelajari sesuatu yang baru.Sebuah kelompok yang terdiri dari 39 pria dan wanita berusia antara 62 dan 83 tahun, dengan sukarela berpatisipasi dalam program peningkatan ingatan yang dilakukan oleh peneliti.. Partisipan dibagi dalam dua kelompok. Satu kelompok diajari cara-cara relaksasi otot utama tubuh, sementara kelompok lain hanya diberi penjelasan tentang bagaimana meningkatkan sikap terhadap proses penuaan sebelum menjalani pelatihan ingatan selamat tiga jam. Hasil eksperimen menunjukkan kelompok yang diajari teknik relaksasi dapat mengingat lebih baik nama dan wajah hingga 25 persen.
Melalui Senam Yoga, tubuh kita akan menjadi lentur, otot-otot akan mampu memanjang dengan maksimal menjadi kenyal dan terhindar dari kerusakan otot dan tulang.
Bila tubuh kita lentur, system saraf juga mampu mengirimkan pesan-pesan dengan lebih lancar ke setiap bagian tubuh tanpa terjepit atau terhambat oleh area-area otot yang kaku dan tegang. Begitu pula oksigen dapat mengalir dengan lebih bebas mealui sendi-sendi, pembuluh darah, dan kapiler ketika tubuh kita lebih terbuka. Otakpun mendapatkan pasokan darah dan oksigen secara maksimal. Sehingga otak mampu untuk mengingat secara optimal.
Strategi lainnya adalah dengan mengoptimalkan kemampuan otak anda melalui pelatihan teknik–teknik ingatan “Super Memory System”. Dengan teknik ini kemampuan daya ingat anda akan meningkat dalam waktu singkat.
WHY?
GAMBAR
BECAUSE :
Bernilai seribu kata dan berimajinasi
WARNA
BECAUSE :
Kelihatan menarik ,meningkatkan kekuatan dasyat untuk berfikir kreatif
Menulislah!
Menulis apa? APA AJA
Kapan? KAPAN AJA
Dimana? DIMANA AJA
”anda bukanlah putri raja ataupun perdana menteri, jadi, menulislah!”
Scripta manent verba volant
Yang tertulis akan tetap meng-abadi
Yang terucap akan berlalu bersama angin
Menulis, kedengarannya sederhana. Tak ada yang wah dan istimewa. St…, tapi tunggu dulu menjalani profesi ini tidaklah semudah yang kita piker, rumit, pelik, dan tak mudah hanya sekedar bicara dan dikata. Ia butuh tenaga untuk berlari, butuh pengetahuan memburu nalar, dan butuh kehendak lepas, liar, binal dan leluasa untuk merengkuh dan menggenggamnya erat-erat. Siapa saja boleh menulis, menulis apa saja, sekenanya, se kenyang-kenyangnya dan sepuas-puasnya.
(mohon erhatikan sejenak!)...
Tahukah dan sadarkah anda, sederhananya kegiatan menulis telah akrab kita tekuni, mengakar dan kerap kita lakoni dalam kehidupan se-hari-hari. Ma daliluhu? Marikita refresh, review kembali rekam sejak 13 tahun yang lalu, ketika kita baru mengenal abjad, aksara, fasih memegang ujung pena, ada saja yang muncul kepermukaan, mecuat-cuat, melompat-lompat, dan menari-nari memaksa keluar-dituliskan; dimana saja kita berada, kapan saja dan tulisan tentang apa saja. KITA BEGITU LIAR. Kemudian setelah berlanjut ke endidikan selanjutnya, lagi-lagi semakin berat tekanan yang mau tidak mau memaksa kita untuk selalu menulis, menulis dan menulis. Ingin saya ungkapkan lagi disini ia telah menDARAH DAGING. Oh tuhan jika tak salah kiranya saya berpendapat, ingin rasanya diri ini mengikrarkan bahwa ”BUKUKU NAFASKU, BUKUKU RUHKU, BUKUKU SEGALA-GALANYA DALAM HIDUPKU”
menulis dalam hal ini, saya jadi teringat salah satu berita di harian kompas, tepatnya bulan sepember tahun lalu, disana dikabarkan ada seorang bocah unur 10 tahun, Amirul Izzal Ghafar namanya. Ia telah berani menelorkan sebuah buku berjudul’pantang menyerah’. Mula-mula ini hanya berangkat dari ketekunannya membaca dan menuangkan hasil bacaanya dalam sebuah buku, yang kemudian langsung diketik ke laptopayahnya, dan setelah tulisannya tuntas, ia memberanikan diri untuk ikut lomba mengarang tingkat nasional. Dan yup, fantastic, alhamdulillah, ia langsung ia langsung diundang oleh penerbit untuk bersedia ”teken kontrak” untuk terbitan bukunya. Hm, ”sekarang aku bisa beli laptop sendiri, tak perlu pinjam punya ayah lagi” ungkapnya.
Hal semacam diatas sangat fenomena. Bocah ingusan saja telah bisa menari-nari dengan imajinasi dan kreatfitasnya, mengapa kita harus kalah dan angkuh mengatakan TIDAK!. Sadari itu, saya juga teringat Footter dari sesepuh enulis Annuqayah, beliau berdawuh,”menulislah! Dengan menulis, berpuluh-puluh persen dari urat syaraf otak manusia yang tegang, akan kembali lentur dan kendor. Sehingga 10 tanda penuaan pada wajah akan selalu berkuarang. He...apa betul? So, nulis aa dech biar muka kelihatan babyface..
Yah, hanya itulah yang saya ingin sampaikan dalam egamangan hati ini. Terus berkali-kali saya rotes ada diri sendiri, masihkah saya tidak menulis, padahal titah waktu sinta Yudhisia sama dengan titah waktu saya. Masihkah saya tidak menulis, padahal saya mahir menulis. Mari, mati jalankan pena, ubah kembali aradigma dan mari kita mulai menyusun kata. Sekali lagi, mari menulis, sahabatku!
Kapan? KAPAN AJA
Dimana? DIMANA AJA
”anda bukanlah putri raja ataupun perdana menteri, jadi, menulislah!”
Scripta manent verba volant
Yang tertulis akan tetap meng-abadi
Yang terucap akan berlalu bersama angin
Menulis, kedengarannya sederhana. Tak ada yang wah dan istimewa. St…, tapi tunggu dulu menjalani profesi ini tidaklah semudah yang kita piker, rumit, pelik, dan tak mudah hanya sekedar bicara dan dikata. Ia butuh tenaga untuk berlari, butuh pengetahuan memburu nalar, dan butuh kehendak lepas, liar, binal dan leluasa untuk merengkuh dan menggenggamnya erat-erat. Siapa saja boleh menulis, menulis apa saja, sekenanya, se kenyang-kenyangnya dan sepuas-puasnya.
(mohon erhatikan sejenak!)...
Tahukah dan sadarkah anda, sederhananya kegiatan menulis telah akrab kita tekuni, mengakar dan kerap kita lakoni dalam kehidupan se-hari-hari. Ma daliluhu? Marikita refresh, review kembali rekam sejak 13 tahun yang lalu, ketika kita baru mengenal abjad, aksara, fasih memegang ujung pena, ada saja yang muncul kepermukaan, mecuat-cuat, melompat-lompat, dan menari-nari memaksa keluar-dituliskan; dimana saja kita berada, kapan saja dan tulisan tentang apa saja. KITA BEGITU LIAR. Kemudian setelah berlanjut ke endidikan selanjutnya, lagi-lagi semakin berat tekanan yang mau tidak mau memaksa kita untuk selalu menulis, menulis dan menulis. Ingin saya ungkapkan lagi disini ia telah menDARAH DAGING. Oh tuhan jika tak salah kiranya saya berpendapat, ingin rasanya diri ini mengikrarkan bahwa ”BUKUKU NAFASKU, BUKUKU RUHKU, BUKUKU SEGALA-GALANYA DALAM HIDUPKU”
menulis dalam hal ini, saya jadi teringat salah satu berita di harian kompas, tepatnya bulan sepember tahun lalu, disana dikabarkan ada seorang bocah unur 10 tahun, Amirul Izzal Ghafar namanya. Ia telah berani menelorkan sebuah buku berjudul’pantang menyerah’. Mula-mula ini hanya berangkat dari ketekunannya membaca dan menuangkan hasil bacaanya dalam sebuah buku, yang kemudian langsung diketik ke laptopayahnya, dan setelah tulisannya tuntas, ia memberanikan diri untuk ikut lomba mengarang tingkat nasional. Dan yup, fantastic, alhamdulillah, ia langsung ia langsung diundang oleh penerbit untuk bersedia ”teken kontrak” untuk terbitan bukunya. Hm, ”sekarang aku bisa beli laptop sendiri, tak perlu pinjam punya ayah lagi” ungkapnya.
Hal semacam diatas sangat fenomena. Bocah ingusan saja telah bisa menari-nari dengan imajinasi dan kreatfitasnya, mengapa kita harus kalah dan angkuh mengatakan TIDAK!. Sadari itu, saya juga teringat Footter dari sesepuh enulis Annuqayah, beliau berdawuh,”menulislah! Dengan menulis, berpuluh-puluh persen dari urat syaraf otak manusia yang tegang, akan kembali lentur dan kendor. Sehingga 10 tanda penuaan pada wajah akan selalu berkuarang. He...apa betul? So, nulis aa dech biar muka kelihatan babyface..
Yah, hanya itulah yang saya ingin sampaikan dalam egamangan hati ini. Terus berkali-kali saya rotes ada diri sendiri, masihkah saya tidak menulis, padahal titah waktu sinta Yudhisia sama dengan titah waktu saya. Masihkah saya tidak menulis, padahal saya mahir menulis. Mari, mati jalankan pena, ubah kembali aradigma dan mari kita mulai menyusun kata. Sekali lagi, mari menulis, sahabatku!
Senin, 17 Mei 2010
FEATURES
Definisi
Features adalah karangan atau cerita lengkap, yang bukan fiksi.
Features adalah karangan yang disajikan dengan gaya yang memikat, kreatif, menyentuh rasa kemanusiaan, dan menarik perhatian.
Bentuk atau Sifat
• Memberi informasi
• Kadang subjektif, tetapi tetap berdasarkan fakta
• Disajikan dengan gaya ringan, hidup, kreatif
• Isinya menghibur atau menyentuh rasa kemanusiaan
• Tidak basi
Teknik Penulisan:
• Menulis feature pada dasarnya sama dengan melukis tetapi dengan kata-kata.
• Menulis feature pada dasarnya menghidupkan imajinasi pembaca, menarik pembaca masuk ke dalam cerita itu dengan membantu mengidentifikasikan diri dengan tokoh utama.
• Memilih lead atau teras:
A. Ringkasan
inti cerita atau ringkasan dari cerita yang akan disajikan.
B. Bercerita
menciptakan suasana dengan membiarkan pembaca jadi tokoh utama, misalnya dalam kisah petualangan.
Contoh: berarung jeram: "Batu sebesar gajah itu sama sekali tidak terlihat selepas kelokan patah. Perahu karet meluncur bagai kotak korek api terbawa arus. Dan, bum! Perahu menabrak batu itu."
C. Deskripsi
menciptakan suasana dengan membiarkan penonton masuk ke ruang kisah.
Contoh: laporan dari peliputan pertunjukan musik. "Lampu aneka warna mulai menyorot panggung. Satu per satu pemain musik muncul, sebagian menempati tempat duduk untuk pemain biola, sebagian lagi di tempat pemain cello. Tak lama kemudian, yang ditunggu-tunggu pun muncul di panggung. Maksim!"
D. Kutipan
menyitir kutipan dari tokoh yang akan dikisahkan.
Contoh: penulisan profil. "Saya tidak mau mengganti nama, sekalipun produser memintanya. Nama saya Siti Nurhaliza. Panggil saja saya Siti."
E. Pertanyaan
mengajak pembaca merenungkan keadaan seseorang atau suatu kejadian yang akan dikisahkan.
Contoh: penulisan tragedi yang menimpa korban kekerasan Bunga. "Masih adakah masa depan untuk Bunga? Matanya tak lagi bersinar. Luka gores masih tersisa di beberapa bagian wajahnya, entah untuk berapa lama. Rambut yang dicukur di sekitar pelipis semakin memperlihatkan betapa parah luka yang harus dideritanya. Tak mudah bagi remaja berusia 16 tahun menanggung derita seperti itu."
F. Sapaan akrab
memancing perhatian pembaca untuk mengikuti kisah tentang sosok yang akan diceritakan.
Contoh: Mak Kondor, penjual nasi uduk. "Orang-orang memanggilnya Mak Kondor. Itu karena ia latah. Jika seseorang mengagetkannya, langsung dari mulutnya keluar rentetan kata-kata 'eh, kondor, kondor, kondor ...'"
Masih ada beberapa teras yang dikenal, di antaranya penggoda, teka-teki, tiruan bunyi, dan gabungan.
Kiat penulisan features: ibarat memasak sup, kalau kebanyakan bumbu akan "neg".
• Harus diingat, siapa segmen pembaca.
• Kalimat paling panjang 12 kata, memakai bahasa yang baik dan benar.
• Kurangi pemakaian bahasa asing.
• Menulis dengan outline.
• Mempelajari teknis penerbitan.
Selamat belajar menulis features.
Features adalah karangan atau cerita lengkap, yang bukan fiksi.
Features adalah karangan yang disajikan dengan gaya yang memikat, kreatif, menyentuh rasa kemanusiaan, dan menarik perhatian.
Bentuk atau Sifat
• Memberi informasi
• Kadang subjektif, tetapi tetap berdasarkan fakta
• Disajikan dengan gaya ringan, hidup, kreatif
• Isinya menghibur atau menyentuh rasa kemanusiaan
• Tidak basi
Teknik Penulisan:
• Menulis feature pada dasarnya sama dengan melukis tetapi dengan kata-kata.
• Menulis feature pada dasarnya menghidupkan imajinasi pembaca, menarik pembaca masuk ke dalam cerita itu dengan membantu mengidentifikasikan diri dengan tokoh utama.
• Memilih lead atau teras:
A. Ringkasan
inti cerita atau ringkasan dari cerita yang akan disajikan.
B. Bercerita
menciptakan suasana dengan membiarkan pembaca jadi tokoh utama, misalnya dalam kisah petualangan.
Contoh: berarung jeram: "Batu sebesar gajah itu sama sekali tidak terlihat selepas kelokan patah. Perahu karet meluncur bagai kotak korek api terbawa arus. Dan, bum! Perahu menabrak batu itu."
C. Deskripsi
menciptakan suasana dengan membiarkan penonton masuk ke ruang kisah.
Contoh: laporan dari peliputan pertunjukan musik. "Lampu aneka warna mulai menyorot panggung. Satu per satu pemain musik muncul, sebagian menempati tempat duduk untuk pemain biola, sebagian lagi di tempat pemain cello. Tak lama kemudian, yang ditunggu-tunggu pun muncul di panggung. Maksim!"
D. Kutipan
menyitir kutipan dari tokoh yang akan dikisahkan.
Contoh: penulisan profil. "Saya tidak mau mengganti nama, sekalipun produser memintanya. Nama saya Siti Nurhaliza. Panggil saja saya Siti."
E. Pertanyaan
mengajak pembaca merenungkan keadaan seseorang atau suatu kejadian yang akan dikisahkan.
Contoh: penulisan tragedi yang menimpa korban kekerasan Bunga. "Masih adakah masa depan untuk Bunga? Matanya tak lagi bersinar. Luka gores masih tersisa di beberapa bagian wajahnya, entah untuk berapa lama. Rambut yang dicukur di sekitar pelipis semakin memperlihatkan betapa parah luka yang harus dideritanya. Tak mudah bagi remaja berusia 16 tahun menanggung derita seperti itu."
F. Sapaan akrab
memancing perhatian pembaca untuk mengikuti kisah tentang sosok yang akan diceritakan.
Contoh: Mak Kondor, penjual nasi uduk. "Orang-orang memanggilnya Mak Kondor. Itu karena ia latah. Jika seseorang mengagetkannya, langsung dari mulutnya keluar rentetan kata-kata 'eh, kondor, kondor, kondor ...'"
Masih ada beberapa teras yang dikenal, di antaranya penggoda, teka-teki, tiruan bunyi, dan gabungan.
Kiat penulisan features: ibarat memasak sup, kalau kebanyakan bumbu akan "neg".
• Harus diingat, siapa segmen pembaca.
• Kalimat paling panjang 12 kata, memakai bahasa yang baik dan benar.
• Kurangi pemakaian bahasa asing.
• Menulis dengan outline.
• Mempelajari teknis penerbitan.
Selamat belajar menulis features.
Senin, 21 Desember 2009
MENUJU PEMBELAJARAN BERBASIS KASIH SAYANG
Oleh:Izzatul Kamilia, XII IPS 1
Setiap hari didalam kelas guru selalu dihadapkan pada kondisi siswa yang beraneka ragam. Hal itu terjadi karena siswa hadir dari latar belakang yang berbeda. Dan itu merupakan tantangan tersendiri bagi seorang guru yang harus dihadapi setiap hari, sehingga guru dituntut untuk selalu mengerti keadaan siswa setiap waktu.
Untuk masalah itu guru harus peduli dan melibatkan emosinya dalam mengajar, yaitu guru harus mampu melihat suatu permasalahan dari sudut pandang para siswa untuk mengetahui cara apa yang paling tepat agar siswa tertarik dan bisa menimbulkan rasa keingintahuan terhadap siswa itu sendiri. Juga mencari metode pembelajaran yang melibatkan siswa dalam semua kegiatan dalam kelas, sebagai salah satu upaya untuk mencuri perhatian siswa.
Tapi itu tidaklah cukup karena dalam mendidik siswa itu sendiri guru harus memberikan perhatian penuh kepada siswa, karena dengan cara itu siswa merasa dirasakan keberadaannya. Sehingga siswa memperhatikan terhadap pelajaran yang disampaikan oleh guru yang bersangkutan dan berpengaruh pada daya serap siswa terhadap pelajaran yang disampaikan. Dan yang terpenting adalah guru tidak meninggalkan siswa dalam kebingungan yang nantinya bisa membuat siswa bosan pada pelajaran juga pada guru yang bersangkutan. Tidak bisa dilupakan pula guru harus menyediakan waktu sebanyak-banyaknya untuk berdiskusi dengan siswa agar guru bisa lebih mengerti dan memahami kondisi dan keinginan siswa. Seperti yang diungkapkan oleh Arief Rachman salah seorang praktisi pendidikan Indonesia guru harus mampu melayani siswa dalam keragamannya, sehingga potensi siswa bisa berkembang
Dan hal itu memang tugas yang paling mendasar dari seorang guru. Karena memang tidak ada aturan umum tentang cara mengajar ataupun mendidik siswa, karena setiap orang melakukannya dengan cara yang berbeda dan akan berhasil dengan cara yang berbeda pula sesuai dengan metode yang dipakai. Entah apapun gaya dan metodenya yang penting sesuai dengan kondisi siswa.
Kita coba ambil satu contoh cara mengajar seorang ”guru” yang berhasil menjadikan ”muridnya” menjadi manusia yang sempurna dalam berbagai hal. Manusia itu adalah nabi Muhammad saw, yang terkenal dengan kepandaiannya, kejujurannya dan sifat-sifat baik lainnya dan gurunya adalah malaikat Jibril yang bertugas menyampaikan kalamullah kepada sang utusan. Dalam at-Tajrid ash-Sharih sayyidatuna Aisyah meriwayatkan ketika kali pertama beliau menerima wahyu di Gua Hira’ yang menyampaikan kepada beliau adalah malaikat Jibril, laluJibril berkata ”iqra’” Rasulullah menjawab ”ma ana bi qari-i” lalu malaikat jibril menarik beliau mendekat dan dipeluk hingga beliau merasa kepayahan, hal itu dilakukan berkali-kali hingga Rasulullah mampu menerima wahyu dari Allah dan disaat itu juga beliau resmi diangkat sebagai utusan Allah.
Hal itu menunjukkan bahwa menjadi guru itu hendaknya mendidik dengan hati yang ikhlas, tulus dan dilandasi kasih sayang pada siswa. Karena tugas guru bukan hanya mentransfer ilmu pengetahuan tapi juga bisa memotivasi dan membangun optimis siswa untuk tetap semangat dalam belajar, bukan hanya belajar materi pelajaran di sekolah tapi juga belajar tentang hidup. Karena guru bertanggung jawab terhadap kondisi siswa dalam upaya memahami pelajaran, dan sekali lagi tidak meninggalkan siswa dalam kebingungan.
Selain itu tugas guru adalah mengayomi siswa dan membesarkan atau memperkuat mental siswa. Guru juga harus bisa memberi arahan kepada siswa dan mendorong siswa pada jalan-jalan kebenaran dan kebaikan. Karena dengan cara itu guru membangun kepribadian siswa menjadi peribadi yang berkualitas, dan juga bisa menghasilkan garuda-garuda bangsa yang tangguh dan berpendirian kuat.
Setiap hari didalam kelas guru selalu dihadapkan pada kondisi siswa yang beraneka ragam. Hal itu terjadi karena siswa hadir dari latar belakang yang berbeda. Dan itu merupakan tantangan tersendiri bagi seorang guru yang harus dihadapi setiap hari, sehingga guru dituntut untuk selalu mengerti keadaan siswa setiap waktu.
Untuk masalah itu guru harus peduli dan melibatkan emosinya dalam mengajar, yaitu guru harus mampu melihat suatu permasalahan dari sudut pandang para siswa untuk mengetahui cara apa yang paling tepat agar siswa tertarik dan bisa menimbulkan rasa keingintahuan terhadap siswa itu sendiri. Juga mencari metode pembelajaran yang melibatkan siswa dalam semua kegiatan dalam kelas, sebagai salah satu upaya untuk mencuri perhatian siswa.
Tapi itu tidaklah cukup karena dalam mendidik siswa itu sendiri guru harus memberikan perhatian penuh kepada siswa, karena dengan cara itu siswa merasa dirasakan keberadaannya. Sehingga siswa memperhatikan terhadap pelajaran yang disampaikan oleh guru yang bersangkutan dan berpengaruh pada daya serap siswa terhadap pelajaran yang disampaikan. Dan yang terpenting adalah guru tidak meninggalkan siswa dalam kebingungan yang nantinya bisa membuat siswa bosan pada pelajaran juga pada guru yang bersangkutan. Tidak bisa dilupakan pula guru harus menyediakan waktu sebanyak-banyaknya untuk berdiskusi dengan siswa agar guru bisa lebih mengerti dan memahami kondisi dan keinginan siswa. Seperti yang diungkapkan oleh Arief Rachman salah seorang praktisi pendidikan Indonesia guru harus mampu melayani siswa dalam keragamannya, sehingga potensi siswa bisa berkembang
Dan hal itu memang tugas yang paling mendasar dari seorang guru. Karena memang tidak ada aturan umum tentang cara mengajar ataupun mendidik siswa, karena setiap orang melakukannya dengan cara yang berbeda dan akan berhasil dengan cara yang berbeda pula sesuai dengan metode yang dipakai. Entah apapun gaya dan metodenya yang penting sesuai dengan kondisi siswa.
Kita coba ambil satu contoh cara mengajar seorang ”guru” yang berhasil menjadikan ”muridnya” menjadi manusia yang sempurna dalam berbagai hal. Manusia itu adalah nabi Muhammad saw, yang terkenal dengan kepandaiannya, kejujurannya dan sifat-sifat baik lainnya dan gurunya adalah malaikat Jibril yang bertugas menyampaikan kalamullah kepada sang utusan. Dalam at-Tajrid ash-Sharih sayyidatuna Aisyah meriwayatkan ketika kali pertama beliau menerima wahyu di Gua Hira’ yang menyampaikan kepada beliau adalah malaikat Jibril, laluJibril berkata ”iqra’” Rasulullah menjawab ”ma ana bi qari-i” lalu malaikat jibril menarik beliau mendekat dan dipeluk hingga beliau merasa kepayahan, hal itu dilakukan berkali-kali hingga Rasulullah mampu menerima wahyu dari Allah dan disaat itu juga beliau resmi diangkat sebagai utusan Allah.
Hal itu menunjukkan bahwa menjadi guru itu hendaknya mendidik dengan hati yang ikhlas, tulus dan dilandasi kasih sayang pada siswa. Karena tugas guru bukan hanya mentransfer ilmu pengetahuan tapi juga bisa memotivasi dan membangun optimis siswa untuk tetap semangat dalam belajar, bukan hanya belajar materi pelajaran di sekolah tapi juga belajar tentang hidup. Karena guru bertanggung jawab terhadap kondisi siswa dalam upaya memahami pelajaran, dan sekali lagi tidak meninggalkan siswa dalam kebingungan.
Selain itu tugas guru adalah mengayomi siswa dan membesarkan atau memperkuat mental siswa. Guru juga harus bisa memberi arahan kepada siswa dan mendorong siswa pada jalan-jalan kebenaran dan kebaikan. Karena dengan cara itu guru membangun kepribadian siswa menjadi peribadi yang berkualitas, dan juga bisa menghasilkan garuda-garuda bangsa yang tangguh dan berpendirian kuat.
Rabu, 09 Desember 2009
MEDITASI dalam PENCERAHAN JIWA
oleh: Zhie al-gility, XII IPS 1
Meditasi (dzikir) dalam pemikiran Dhyana (zen) merupakan aktifitas perenungan mendalam terhadap suatu tujuan. Aktifitas ini merupakan usaha antara yang membawa kesadaran nenuju semedi, yaitu terserapnya kesadran diri sebagai kesadaran terbatas ke dalam kesadaran Tuhan yang meliputi kesadaran semesta yang tak terbatas. Dalam Islam, meditasi yang paling kuat adalah pada apek tuma’ninah.
Meditasi adalah salah satu cara untuk mencapai ketengan jiwa. Setiap manusia akan menghadapi masalah dalam hidup, kecenderungan mereka mereka mencari cara untuk mencapai relaksasi pikiran, supaya apa yang aka dirasakan dan yang akan dijalankan sinergi dengan alam.
Meditasi sebaiknya dilakukan pada malam hari. Konsentrasi dan penyatuan jiwa dengan Tuhan bagi pemula, meditasi dianggap sulit. Semakin seseorang rutin melakukan meditasi, kemungkinan besar mereka akan menjadi orang yangs sukses. Ketika kita meditasi pada sesuatu yang tidak kentara yaitu Tuhan, kita akan menghilangkan kekotoran kita dan mendapatkan kehalusan-Nya. Dengan demikian kita dapat menjadi satu dengan DIA. Sehingga tujuan tertinggi dalam kehidupan memungkinkan untuk dicapai. Dan semua ini hanyalah dapat diperoloeh dengan istiqamah.
PENTINGNYA PERANA HATI
“Hati” adalah ladang atas perbuatan-perbuatan yang timbul dari pikiran. Kalau hati tidak murni, pikiran juga tdak akan murni sebaliknya kalau hati bersih yang ditimbulkan oleh samskara, pikiran menjadi bersih, halus, jernih seperti kristal dan sejalan dengan Tuhan, memperoleh kekuatan yang berasal dari Tuhan yang ada di dalam hati.
Semua agaama dan tradisi berkata bahwa Tuhan “bertempat tinggal” di dalam hati manusia. Oleh karena itu DIA harus dapat dirasakan di dalam hati. Lebih jauh, besarnya kecintaan selalu dihubungkan dengan hati, jadi melalui meditasi dapat membangkitkan cinta terpendam kita untuk Tuhan dan mempercepat kita menuju tujuan. Pada akhirnya cinta itu sendiri yang akan memenangkan DIA.
Kita harus benar-benar mengerti dan menyadari bahwa meditasi bukanlah sesuatu yang membosankan dan rutinitas belaka seperti sebuah mesin, tapi sesuatu yang menimbulkan kecintaan terhadap Tuhan. Kita melakukan meditasi pada hati (inti kehanan bagi kita), hidup di dalam hati dan bertindak melalui hati. Ini akan menimbulkan penyesuaian diri yang sempurna dari segi kemanusiaan dengan dasar ketuhanan dalam kehidupan kita
Meditasi (dzikir) dalam pemikiran Dhyana (zen) merupakan aktifitas perenungan mendalam terhadap suatu tujuan. Aktifitas ini merupakan usaha antara yang membawa kesadaran nenuju semedi, yaitu terserapnya kesadran diri sebagai kesadaran terbatas ke dalam kesadaran Tuhan yang meliputi kesadaran semesta yang tak terbatas. Dalam Islam, meditasi yang paling kuat adalah pada apek tuma’ninah.
Meditasi adalah salah satu cara untuk mencapai ketengan jiwa. Setiap manusia akan menghadapi masalah dalam hidup, kecenderungan mereka mereka mencari cara untuk mencapai relaksasi pikiran, supaya apa yang aka dirasakan dan yang akan dijalankan sinergi dengan alam.
Meditasi sebaiknya dilakukan pada malam hari. Konsentrasi dan penyatuan jiwa dengan Tuhan bagi pemula, meditasi dianggap sulit. Semakin seseorang rutin melakukan meditasi, kemungkinan besar mereka akan menjadi orang yangs sukses. Ketika kita meditasi pada sesuatu yang tidak kentara yaitu Tuhan, kita akan menghilangkan kekotoran kita dan mendapatkan kehalusan-Nya. Dengan demikian kita dapat menjadi satu dengan DIA. Sehingga tujuan tertinggi dalam kehidupan memungkinkan untuk dicapai. Dan semua ini hanyalah dapat diperoloeh dengan istiqamah.
PENTINGNYA PERANA HATI
“Hati” adalah ladang atas perbuatan-perbuatan yang timbul dari pikiran. Kalau hati tidak murni, pikiran juga tdak akan murni sebaliknya kalau hati bersih yang ditimbulkan oleh samskara, pikiran menjadi bersih, halus, jernih seperti kristal dan sejalan dengan Tuhan, memperoleh kekuatan yang berasal dari Tuhan yang ada di dalam hati.
Semua agaama dan tradisi berkata bahwa Tuhan “bertempat tinggal” di dalam hati manusia. Oleh karena itu DIA harus dapat dirasakan di dalam hati. Lebih jauh, besarnya kecintaan selalu dihubungkan dengan hati, jadi melalui meditasi dapat membangkitkan cinta terpendam kita untuk Tuhan dan mempercepat kita menuju tujuan. Pada akhirnya cinta itu sendiri yang akan memenangkan DIA.
Kita harus benar-benar mengerti dan menyadari bahwa meditasi bukanlah sesuatu yang membosankan dan rutinitas belaka seperti sebuah mesin, tapi sesuatu yang menimbulkan kecintaan terhadap Tuhan. Kita melakukan meditasi pada hati (inti kehanan bagi kita), hidup di dalam hati dan bertindak melalui hati. Ini akan menimbulkan penyesuaian diri yang sempurna dari segi kemanusiaan dengan dasar ketuhanan dalam kehidupan kita
Senin, 07 Desember 2009
Sejarah Kertas
Oleh: Trimahta Yuda, XII IPS-4
Peradaban mesir kuno menyumbangkan papirus sebagai media tulis manulis. Penggunaan papirus sebagai media tulis menulis ini digunakan pada peradaban mesir kuno pada masa wangsa Firun, kemudian menyebar keseluruh timur tengah sampai Romawi dilaut tengah dan menyebar ke seantero Eropa, meskipun penggunaan papirus masih dirasakan sangat mahal. Dari kata papirus (papyrus) itulah dikenal sebagai paper dalam bahasa Inggris, papier dalam bahasa Belanda, bahasa Jerman dan bahasa Perancis. misalnya dalam bahasa Spanyol, kertas itu dikenal dengan papel.
Kertas adalah bahan yang tipis dan rata, yang dihasilkan dengan kompresi seratyang berasal dari pulp. Serat yang digunakan biasanya alami, dan mengndung selulosa dan hemiselulosa.
Kertas dikenal sebagai media utama untuk menulis, mencetak, melukis dan banyak kegunaan lain yang dapat dilakukn dengan kertas. Misalnya, kertas pembersih (tissue) yang dapat digunakan untuk hidangan, kebersihan ataupun toilet.
Bermacam-macam kertas tersedia ditoko dengan berbagai sebutan, misalnya: art paper, karton, duplex, kertas majalah, tas kertas dan lain sebagainya.
Tercatat dalam sejarah adalah peradaban china yang menyumbangkan kertas bagi dunia. Tsailun yang menemukan yang menemukan kertas dari bahan bambu yang mudah didapat di seantero Cina pada tahun 101 M.
Penemuan ini akhirnya menyebarkan ke Jepang dan Korea seiring menyebarnya bangsa-bangsa China ke timur dan berkembangnya peradaban dikawasan itu meskipun pada awalnya cara pembuatan kertas merupakan hal yang sangat rahasia.
Pada akhirnya, teknik pembuatan kertas tersebut jatuh ke tangan orang-orang Arab pada masa Abbasiyah terutama setelah kalahnya pasukan dinasti Tang dalam pertempuran sungai Talas pada tahun 751 M dimana para tawanan-tawanan perang mengerjakan cara pembuatan kertas pada orang-orang. Sehingga di zaman Abbasiyah, muncullah industri-industri kertas, baik di Baghdad maupun Samarkand dan kota-kota industri lainnya, kemudian menyebar ke Itali dan India lalu Eropa. Khususnya, setelah perang salib dan jatuhnya Granada dari bangsa Moor ke tangan orang-orang spanyol serta ke seluruh dunia.
Peradaban mesir kuno menyumbangkan papirus sebagai media tulis manulis. Penggunaan papirus sebagai media tulis menulis ini digunakan pada peradaban mesir kuno pada masa wangsa Firun, kemudian menyebar keseluruh timur tengah sampai Romawi dilaut tengah dan menyebar ke seantero Eropa, meskipun penggunaan papirus masih dirasakan sangat mahal. Dari kata papirus (papyrus) itulah dikenal sebagai paper dalam bahasa Inggris, papier dalam bahasa Belanda, bahasa Jerman dan bahasa Perancis. misalnya dalam bahasa Spanyol, kertas itu dikenal dengan papel.
Kertas adalah bahan yang tipis dan rata, yang dihasilkan dengan kompresi seratyang berasal dari pulp. Serat yang digunakan biasanya alami, dan mengndung selulosa dan hemiselulosa.
Kertas dikenal sebagai media utama untuk menulis, mencetak, melukis dan banyak kegunaan lain yang dapat dilakukn dengan kertas. Misalnya, kertas pembersih (tissue) yang dapat digunakan untuk hidangan, kebersihan ataupun toilet.
Bermacam-macam kertas tersedia ditoko dengan berbagai sebutan, misalnya: art paper, karton, duplex, kertas majalah, tas kertas dan lain sebagainya.
Tercatat dalam sejarah adalah peradaban china yang menyumbangkan kertas bagi dunia. Tsailun yang menemukan yang menemukan kertas dari bahan bambu yang mudah didapat di seantero Cina pada tahun 101 M.
Penemuan ini akhirnya menyebarkan ke Jepang dan Korea seiring menyebarnya bangsa-bangsa China ke timur dan berkembangnya peradaban dikawasan itu meskipun pada awalnya cara pembuatan kertas merupakan hal yang sangat rahasia.
Pada akhirnya, teknik pembuatan kertas tersebut jatuh ke tangan orang-orang Arab pada masa Abbasiyah terutama setelah kalahnya pasukan dinasti Tang dalam pertempuran sungai Talas pada tahun 751 M dimana para tawanan-tawanan perang mengerjakan cara pembuatan kertas pada orang-orang. Sehingga di zaman Abbasiyah, muncullah industri-industri kertas, baik di Baghdad maupun Samarkand dan kota-kota industri lainnya, kemudian menyebar ke Itali dan India lalu Eropa. Khususnya, setelah perang salib dan jatuhnya Granada dari bangsa Moor ke tangan orang-orang spanyol serta ke seluruh dunia.
Langganan:
Postingan (Atom)